Transform Logo

Workshop Pemetaan Potensi dan Sinkronisasi Program CLG dengan Pemerintah Desa

azmi      2017-03-21      KLIPING


Kegiatan dimaksudkan untuk memetakan potensi pengembangan ekonomi, aktor yang terlibat dan berbagi peran dengan masing-masing pemerintah desa. Output yang diharapkan dari kegiatan ini adalah teridentifikasinya kegiatan-kegiatan pengembangan ekonomi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang dapat ditindaklanjuti oleh Transform dan pemerintah desa. Kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui diskusi kelompok dan diskusi pleno. Kegiatan ini memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi masyarakat untuk menyampaikan ide dan gagasannya.

Kegiatan dilaksanakan selama tiga hari yaitu dari tanggal 12 – 14 Januari 2017, bertempat di kantor desa Desa Kabar dan Desa Jantuk, sedangkan Desa Padamara bertempat di Musholla Al Ikhlas. Peserta yang diundang di masing-masing desa sebanyak 45 orang, terdiri dari unsur Kepala Desa, Sekdes, Kepala Dusun, BPD, Kader desa, Pengurus PKK, dan tim Transform. Dalam pelaksanaannya jumlah peserta yang hadir tidak sama. Peserta di Desa Kabar sebanyak 43 orang, Desa Padamara sebanyak 39 orang, dan Desa Jantuk sebanyak 33 orang.

Beberapa poin penting kegiatan pemetaan potensi dan sinkronisasi program dengan pemerintah desa sebagai berikut:

  1. Masing-masing pemerintah desa dan masyarakat bersemangat melakukan pemetaan potensi dan sinkronisasi program antara Transform dan pemerintah desa.
  2. Tiga instrumen pemetaan yang digunakan sebagai acuan peserta dalam memetakan potensi pengembangan ekonomi di masing-masing desa yaitu; pemetaan usaha/produk yang masih berjalan, pemetaan produk yang sudah tidak berjalan (gagal), pemetaan produk yang potensial untuk dikembangkan.
  3. Masing-masing desa memiliki persamaan bahwa sebagian besar produk atau usaha yang potensial untuk dikembangkan adalah produk makanan seperti telur asin, tahu/tempe, jajanan basah, dan es krim. Selain itu, produk/usaha yang potensial untuk dikembangkan adalah kerajinan ingke, pupuk organik, pakan ayam, packing jamu tradisional, dan pemanfaatan pekarangan.
  4. Sinkronisasi program dengan pemerintah desa menghasilkan keputusan bahwa di masing-masing desa baik Transform dan pemerintah desa berbagi peran dalam mendukung CLG mengembangkan usaha/produk potensial tersebut. Kegiatan pengembangan usaha/produk potensial tersebut telah disampaikan pada Musrenbangdes.
  5. Peserta menyepakati warga yang akan menjadi anggota kelembagaan CLG adalah warga di luar perangkat desa yang ada setiap kekadusan di masing-masing desa. Unsur keanggotaannya meliputi Petani, Buruh Tani perempuan, dan kader PKK dengan komposisi 70% perempuan dan 30% laki-laki.

Tindak lanjut dari kegiatan ini adalah dilaksanakannya pembentukan kelembagaan dan penyusunan rencana kerja CLG di masing-masing desa yang berlangsung pada tanggal 24 - 26 Januari 2017.

Share to:

Twitter Facebook Google+ Stumbleupon LinkedIn

Profil Lembaga

Pengalaman

Pengunjung

Flag Counter

MEMBAWA PERUBAHAN KEARAH YANG LEBIH BERMAKNA

© LEMBAGA TRANSFORM