Transform Logo

Kompetensi SDM BUMDes LKM perlu ditingkatkan

admin      0000-00-00      KLIPING


Acara pembukaan berlangsung hari ini, Senin (19/9). Program manager sekaligus ketua panitia, Witardi mengatakan, pembinaan yang dilakukan gtz-profi telah berakhir, namun BUMDes LKM masih terlalu dini untuk ditinggalkan. Karena itu, pungkasnya, Lembaga Transform melanjutkan pembinaan untuk meningkatkan kapasitas para pengelola BUMDes LKM. Pelatihan ini merupakan pelatihan tingkat dasar yang bertujuan untuk menyetarakan kemampuan para pengelola BUMDes LKM sebelum dilaksanakan pelatihan tingkat advance pada Oktober mendatang. “Selama ini terjadi sirkulasi (pergantian – red) pengelola BUMDes LKM, dan berdasarkan hasil survey ternyata masih ada yang belum mengikuti pelatihan,” ungkap Witardi. Terkait keberadaan BUMDes LKM, Direktur Pelaksana Transform, Mukhtar dalam sambutannya mengatakan bahwa BUMDes LKM merupakan perpaduan sistem profesional dengan kearifan lokal, dimana prakteknya adalah sistem perbankan tetapi pendekatan kebawah mengedepankan nilai-nilai lokal di desa. “Diharapkan keberadaan BUMDes LKM dapat memberikan jawaban kepada masyarakat dalam menghadapi kesulitan memperoleh pinjaman modal,” imbuhnya. Hal senada diungkapkan Kepala Bappeda Provinsi NTB yang diwakili Kabid PPE, Budi Septiani saat membuka acara pelatihan. “LKM non bank non koperasi masih sangat dibutuhkan dalam rangka menopang kegiatan ekonomi masyarakat desa,” ungkapnya. Hal tersebut, menurutnya, terutama karena perosedur yang relatif mudah dan tanpa jaminan dalam upaya melayani kebutuhan finansial masyarakat. Septiani lebih lanjut menguraikan, dalam pengelolaan BUMDes LKM dibutuhkan SDM yang yang memilii kemampuan manajemen, keahlian dan keterampilan dalam pengelolaan. “Guna memenuhi kebutuhan sdm sesuai kompetensi yang dibutuhkan itu diperlukan pelatihan seperti yang dilaksanakan pada hari ini,” harapnya. [Ojan]

Share to:

Twitter Facebook Google+ Stumbleupon LinkedIn

Profil Lembaga

Pengalaman

Pengunjung

Flag Counter

MEMBAWA PERUBAHAN KEARAH YANG LEBIH BERMAKNA

© LEMBAGA TRANSFORM