Transform Logo

Masyarakat Harapkan Pemda Publikasi RPJMD

admin      0000-00-00      KLIPING


Selama ini, rencana pembangunan daerah, baik jangka panjang (RPJP) maupun rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) tidak pernah dipublikasi secara luas. Masyarakat merasa perlu membaca dokumen tersebut untuk mengetahui arah pembangunan daerah. Demikian salah satu masukan penting dalam acara Konsultasi Publik Rancangan Peraturan Daerah tentang Sistem Perencanaan Pembangunan dan Penganggaran Terpadu, yang diselenggarakan Transform bekerjasama dengan ACCESS, di Kabupaten Lombok Utara, Rabu-Kamis (4-5/12). “Rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) seharusnya dipublikasikan ke masyarakat. Dengan begitu masyarakat bisa ikut mengevaluasi capaian RPJMD,” ungkap salah seorang peserta. Selain itu, peserta juga mengkritisi pola reses yang dilakukan anggota dewan selama ini yang dinilai tidak efektif menyerap aspirasi masyarakat. “Dalam ranperda ini perlu diatur mekanisme reses agar bisa berkontribusi dalam perencanaan pembangunan,” kata peserta lainnya. Tidak hanya itu, reses juga dinilai gampang merubah hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) yang dilakukan dengan susah payah. “Reses harus punya mekanisme yang jelas. Bila perlu mekanisme musrenbang bisa diadopsi,” kata yang lainnya, mencermati pasal tentang reses. Sebelum di Lombok Utara, konsultasi publik juga digelar di Lombok Barat seminggu sebelumnya, kemudian akan dilanjutkan ke Lombok Tengah, Dompu, dan Bima. “Kami mengagendakan konsultasi publik di 5 kabupaten yang merupakan daerah program kerja ACCESS,” kata Ahmad Zuhairi, koordinator program dari Transform.

Share to:

Twitter Facebook Google+ Stumbleupon LinkedIn

Profil Lembaga

Pengalaman

Pengunjung

Flag Counter

MEMBAWA PERUBAHAN KEARAH YANG LEBIH BERMAKNA

© LEMBAGA TRANSFORM